Sindrom Metabolik - Edukasi

By Yolanda Intan Farellina - December 01, 2019

Sindrom metabolik merupakan kumpulan gejala metabolik yang terdiri dari:

1. Gula darah yang tinggi
2. Rendahnya kadar kolesterol (HDL)
3. Tingginya kadar LDL
4. Ukuran tubuh seperti apple-shaped
5. Tekanan darah tinggi. 

Hal tersebut sangat membahayakan tubuh dan dapat menimbulkan risiko diabetes, gangguan jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya. 

Penyebab dari sindrom metabolik ini adalah:
1. Makanan yang dikonsumsi. Perhatikan makanan kalian sehari-hari. Hindari denial dalam diri kalian jika memang kenyataannya kalian mengkonsumsi makanan yang berlebihan dalam sehari.

2. Stres. kenapa? disaat kalian stres, bisa jadi muncul rasa ingin balas dendam dengan pelampiasannya makan yang berlebihan dan mungkin juga mengalami gangguan makan seperti bulimia nervosa (makan berlebihan). 

3. Kurangnya aktivitas seperti maageeerr kata kalian tuh alias malas gerak hihi. dikit-dikit capek kalau jalan sebentar. huft.

4. Faktor genetik. 

5. Merokok. 

Bagaimana kriteria dari sindrom metabolik? minimal 3 atau lebih risiko dibawah ini:

Gambar apple-shaped untuk laki-laki dan gambar pear-shaped untuk perempuan 

1. Obesitas sentral 
    > 40 inch lingkar pinggang untuk laki-laki
    > 35 inch lingkar pinggang untuk perempuan
2. Kadar trigliserida saat pengambilan sampel darah puasa yaitu lebih dari 150 mg/dL atau dalam pengobatan tingginya kadar trigliserida. 
3. rendahnya kadar HDL yaitu 
    < 40 mg/dL pada laki-laki
    < 50 mg/dL pada perempuan
4. tekanan darah tinggi yaitu > 130/85 mmHg atau dalam pengobatan hipertensi. 
5. gula darah puasa > 100mg/dL atau dalam pengobatan tingginya gula darah. 

Jika sudah menemukan kriteria di atas minimal 3 kriteria, maka dapat disebut sebagai sindrom metabolik. 

Bagaimana cara agar mencegah atau bahkan sudah terjadinya sindrom metabolik?

1. Ubah pola gaya hidup seperti atur pola makannya dan atur olahraganya. perbanyak makan buah dan sayur. 

pola makan sehari-hari


2. Rutin kontrol berat badan terutama obesitas sentral. jadi sedia meteran ya buat ukur lingkar pinggangnya. hihi. 

3. Kontrol pengobatan yang didapat yaitu pengobatan hipertensi, pengobatan hipertrigliserida dan pengobatan gula darah.

4. Bisa juga terkena pada pasien dengan pengobatan antipsikotik yang dapat memicu pasien terjadi sindrom metabolik. sebaiknya kontrol ke psikiatri. 

5. Lakukan puasa. puasa senin kamis boleeh. apa sih efeknya puasa? efeknya adalah selain menjaga kesehatan juga dapat membersihkan racun, menurunkan gula darah, menurukan tekanan darah dan akan meregenerasi sel-sel baru.  insyaAllah akan bermanfaat untuk tubuh. selain dapat pahala juga mendapatkan kesehatan yang baik. 

Prinsip dari penanganan sindrom metabolik ini adalah mengurangi kadar gula darah, lipid, dan juga menurunkan tekanan darah hingga normal agar kualitas hidup akan baik. 

Semoga bermanfaat yaa.... 

Sumber:

1. American Heart Association. 2015. What Is Metabolic Syndrome. 
2. id.pinterest.com
3. www.hsph.harvard.edu/nutritionsource

  • Share:

You Might Also Like

0 comments